Polda Jateng Gelar Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Hampir Seribu Warga Terima Layanan Gratis

TERKINI 24 Jun 2026 08:39 3 min read 58 views By M. Saifudin

Share berita ini

Polda Jateng Gelar Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Hampir Seribu Warga Terima Layanan Gratis
Kegiatan yang mengusung tema "Polri Untuk Masyarakat" ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

 TEGAL I PROBER.MY.ID – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jawa Tengah menggelar Puncak Bakti Kesehatan di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Selasa (23/6/2026). 

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, dan dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia Benjamin Paulus Octavianus, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman, pejabat utama Polda Jateng, Forkopimda Kota Tegal, serta berbagai organisasi profesi kesehatan.

 

Sebelum acara dimulai, Kapolda Jateng bersama Wakil Menteri Kesehatan meninjau sejumlah stan pelayanan kesehatan yang telah dipadati masyarakat sejak pagi hari. Keduanya juga berinteraksi langsung dengan warga dan tenaga kesehatan yang bertugas.

 

Beragam layanan kesehatan diberikan secara gratis kepada masyarakat, di antaranya pemeriksaan kesehatan umum, skrining dan penyuluhan tuberkulosis (TB), pemeriksaan laboratorium sederhana, konsultasi dokter spesialis, pelayanan kesehatan gigi, fisioterapi, pemeriksaan ibu hamil, penanganan stunting, donor darah, hingga khitanan massal.

 

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Berdasarkan data Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jateng, sebanyak 975 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Selain itu, 139 warga mendapatkan layanan spesialis penyakit dalam, 96 pasien menjalani pemeriksaan saraf, serta 865 warga menerima obat-obatan gratis.

 

Perhatian terhadap kesehatan anak juga menjadi salah satu fokus kegiatan. Sebanyak 54 balita memperoleh layanan penanganan stunting sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional percepatan penurunan angka stunting.

 

Tak hanya menghadirkan layanan kesehatan, Polda Jateng juga menyalurkan 1.128 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Sejumlah alat bantu kesehatan, seperti kursi roda dan alat bantu berjalan, turut diserahkan kepada warga sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan.

 

Pada kesempatan tersebut juga dideklarasikan Gerakan Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru dan peluncuran inovasi TOSS Presisi Berantas TB Paru Kota Tegal sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam percepatan eliminasi tuberkulosis di Indonesia.

 

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus mengapresiasi langkah Polda Jawa Tengah yang aktif mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan.

 

"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya Polda Jawa Tengah, atas pelaksanaan bakti kesehatan ini. Kehadiran Polri melalui pelayanan kesehatan seperti ini sangat membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," ujarnya.

 

Menurut Benjamin, keberhasilan program kesehatan nasional, termasuk percepatan eliminasi TB dan pencegahan stunting, membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat dan berkesinambungan.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan.

 

"Semangat Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema 'Polri Untuk Masyarakat' kami wujudkan melalui pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sinergi yang telah terjalin bersama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera," ungkapnya.

 

Melalui kegiatan ini, Polda Jawa Tengah kembali menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tingginya partisipasi warga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polri terus berupaya menjadi institusi yang dekat dengan rakyat, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta berkomitmen mendukung terwujudnya Indonesia yang sehat, aman, dan sejahtera.

PROBER

Recent Articles

Popular Articles