Polres Pekalongan Salurkan 13.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Sragi

KABAR UMUM 06 Aug 2026 13:04 2 min read 32 views By M. Saifudin

Share berita ini

Polres Pekalongan Salurkan 13.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Sragi
Sebanyak 13.000 liter air bersih didistribusikan ke tiga wilayah terdampak, yakni Dukuh Ringinpitu, Dukuh Pesantren, dan Dukuh Gembyang di Kelurahan Sragi.

Polres Pekalongan | PROBER – Sebanyak 13.000 liter air bersih disalurkan Polres Pekalongan kepada warga terdampak kekeringan di Kelurahan Sragi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Kamis (6/8/2026). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.

 

Kegiatan bakti sosial dipimpin langsung Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si. Hadir pula Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., para pejabat utama Polres Pekalongan, Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H., Camat Sragi Slamet Riyanto, S.IP., M.M., Danramil Sragi Kapten Inf Riyanto, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga penerima bantuan.

 

Sebanyak 13.000 liter air bersih didistribusikan ke tiga wilayah terdampak, yakni Dukuh Ringinpitu, Dukuh Pesantren, dan Dukuh Gembyang di Kelurahan Sragi. Bantuan tersebut disambut antusias warga karena sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama air minum dan memasak.

 

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, penyaluran bantuan air bersih merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga saat menghadapi kesulitan akibat bencana maupun musim kemarau.

 

"Melalui bantuan air bersih ini, kami berharap kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi sekaligus menjadi wujud kepedulian Polres Pekalongan kepada warga yang terdampak kekeringan," ujar Kapolres.

 

Ia menambahkan, Polres Pekalongan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

 

Sementara itu, Camat Sragi Slamet Riyanto mengungkapkan, saat ini terdapat 238 kepala keluarga (816 jiwa) di Kelurahan Sragi yang terdampak kekurangan air bersih. Rinciannya, Dukuh Ringinpitu sebanyak 126 KK (480 jiwa), Dukuh Pesantren 47 KK (141 jiwa), dan Dukuh Gembyang 65 KK (195 jiwa).

 

Menurutnya, persoalan kekurangan air bersih hampir selalu terjadi setiap musim kemarau, terutama pada periode Agustus hingga Oktober. Sebagian warga masih mengandalkan air sumur yang kualitasnya kurang baik, sementara tidak semua masyarakat berlangganan air PDAM karena keterbatasan biaya.

 

"Kami mewakili seluruh warga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Pekalongan atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat bermanfaat dan membantu meringankan beban masyarakat yang setiap musim kemarau mengalami kesulitan mendapatkan air bersih," katanya.

 

Saat ini kebutuhan air bersih masyarakat disuplai melalui empat tandon yang tersebar di tiga dukuh tersebut dengan pasokan dari BPBD Kabupaten Pekalongan dan PT SGN PG Sragi. Pengisian dilakukan setiap hari dan telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir. Namun demikian, kapasitas yang tersedia masih dinilai belum mencukupi sehingga diperlukan tambahan pasokan air bersih dan tandon agar kebutuhan masyarakat selama musim kemarau dapat terpenuhi.

PROBER

Recent Articles

Popular Articles