Gudang Toko Pakaian di Doro Terbakar, kerugian ditaksir mencapai 200 juta.

Terkini 18 Jun 2026 07:54 2 min read 15 views By Munzakar

Share berita ini

Gudang Toko Pakaian di Doro Terbakar, kerugian ditaksir mencapai 200 juta.
Diduga Akibat Genset Masih Menyala Saat Listrik PLN Kembali Normal, Gudang Toko Pakaian di Doro Terbakar

PEKALONGAN | PROBER.MY.ID – Sebuah gudang penyimpanan milik Toko Pakaian Putra Sandang di Jalan Raya Ahmad Yani, Desa Doro, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, mengalami kebakaran pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 18.45 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.

 

Kobaran api yang muncul dari dalam gudang sempat membuat panik warga sekitar. Asap pekat terlihat membumbung tinggi sehingga menarik perhatian masyarakat yang kemudian berdatangan untuk membantu proses pemadaman.

 

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, sebelum kebakaran terjadi wilayah Kecamatan Doro mengalami pemadaman listrik PLN sekitar pukul 17.25 WIB. Untuk menjaga operasional toko tetap berjalan, pemilik usaha menyalakan genset sebagai sumber listrik cadangan.

 

Namun saat aliran listrik PLN kembali menyala, genset diduga masih dalam kondisi beroperasi. Tak lama kemudian muncul percikan api dari area genset yang berada di dalam gudang penyimpanan barang dagangan.

 

Melihat adanya api, para karyawan dan warga sekitar segera berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan petugas pemadam kebakaran, PLN, dan pihak kepolisian.

 

Aksi cepat warga bersama petugas berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar setengah jam. Meski demikian, sejumlah pakaian, barang dagangan, serta satu unit genset tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar.

 

Petugas gabungan dari Polsek Doro, Polres Pekalongan, Tim Inafis Satreskrim, Unit Samapta, serta petugas SPKT langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab kebakaran.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara, titik api diketahui berasal dari area genset. Dugaan awal mengarah pada terjadinya korsleting listrik akibat pertemuan dua sumber arus listrik ketika pasokan PLN kembali masuk sementara genset masih aktif.

 

Kapolsek Doro, Iptu Faridin, SH, MH, mengatakan tidak ditemukan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material yang dialami pemilik usaha diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

 

"Dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting listrik pada genset saat listrik PLN kembali menyala. Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian material diperkirakan sekitar Rp200 juta," jelasnya.

 

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan genset, khususnya saat terjadi pemadaman listrik dalam waktu lama. Menurutnya, penggunaan genset yang tidak sesuai prosedur dapat memicu korsleting hingga kebakaran.

 

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat dan pelaku usaha agar selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta melakukan pengecekan rutin terhadap perangkat genset. Langkah sederhana tersebut dinilai mampu mengurangi risiko terjadinya kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian banyak.

PROBER

Recent Articles

Popular Articles